Info Desa Wisata

Hepatitis Telah Pisahkan Orang Yang Kami Sayangi

    Hidup memang indah,,apa lagi bila kita bisa slalu bersama-sama dgn orang yg kita cintai.Saling berbagi ,,saling mengasihi dan saling mengerti dgn keadaan masing-masing.Namun apa daya,,kita sebagai manusia hanya sebatas bisa memiliki ,,ada yang lebih berhak dan lebih berkuasa dari apa yang kita miliki . Musibah demi musibah beruntun menimpa keluarga kami yang seharusnya lagi bahagia-bahagianya dapat momongan tapi harus bolak balik masuk RS.
    Kisah ini bermula saat istriku mau melahirkan. 28 february 2011 anakku lahir dengan selamat,,ya walaupun dengan jalan operasi namun istriku telah berjuang mati-matian utk bisa lahir normal. Sungguh perjuangan yang hebat utk seorang ibu yang menginginkan bayinya lahir dengan selamat..sampai sampai istriku lemas dan harus tranfusi darah sampai dua kantong.Karena keadaan istriku yang lemas dokter menyarankan untuk segera nyari donor darah .Karena pada jam jam kerja akhirnya saya gak bisa mendapatkan darah dari saudara n kerabat dekat.Dengan terpaksa saya membeli darah dari PMI.Lima hari istriku harus di rawat di Rumah Sakit Bersalin di daerahku.Setelah agak sehat akhirnya istriku di perbolehkan pulang dan dokter menyarankan satu minggu sekali control.  
    Tapi belum genap satu minggu lem-leman bekas operasi bocor dan istriku mengeluarkan darah lumayan banyak.Terpaksa saya membawa istriku untuk operasi ulang ke RS pertama istriku dirawat.Karena mengeluarkan darah yang cukup banyak istriku harus tranfusi darah lagi sampai 3 kantong.
    Empat hari istriku mendapat perawatan operasi kedua akhirnya dokter mengijinkan istriku pulang karena kondisinya sudah membaik. Satu dua hari kami merasa bahagia karena bisa berkumpul lagi dgn keluarga. Tapi di hari keempat tiap malam hari istriku ngerasa badannya panas n kulitnya pada bentol bentol,,orang jawa bilang semacam gabag.Hampir tiga malam istriku merasakan itu dan keesokan harinya saat istriku mau ujian praktek dosen pembimbing melarang istriku untuk ujian karena melihat kondisi istriku .Akhirnya saya membawa istriku berobat ke dokter di kampung kami dan hasil USG memvonis istriku terkena hepatitis.Setelah berobat dan minum obat dari dokter malam harinya bukannya keadaan membaik tapi malah demamnya makin menjadi, bahkan keesokan harinya bibir nyampe pecah pecah.akhirnya saya bawa lagi istriku ke RSU di daerahku.Lima hari istriku dirawat dan keadaan tak kunjung membaik N dokter menyarankan istriku di rawat di RS yang lebih lengkap karena dokter di RSU bilang kalau istriku empedunya kena penyumbatan.
   Sepulang dari RSU keesokan harinya kami membawa istriku ke RS di kota sebelah ,RS yang lebih besar n lebih lengkap peralatannya dengan harapan istriku mendapat perawatan yang layak.Disini istriku mendapat tranfusi darah lagi sampai alergi n menimbulkan gatal di kulitnya. Untuk yang keempat kalinya istriku harus masuk RS utk mendapatkan perawatan. Sebelas hari istriku di rawat disitu N istriku dah merasa sehat maka dokter memperbolehkan istriku pulang dengan saran harus kontrol satu minggu sekali.Satu minggu di rumah istriku baik baik aja dan selera makanpun udah seperti biasa.Sampai tiba saatnya harus control saya membawa istriku control.satu dua hari istriku minum obat dokter mulai timbul lagi gejala mual n diare.
    Belum sampai untuk control yang kedua kalinya terpaksa saya harus membawa istriku ke RS lagi karena kondisinya yang sudah sangat lemah.Bahkan istriku harus mendapat tranfusi lagi sampai tujuh kantong.Untuk kelima kalinya istriku masuk RS lagi karena hepatitis. Kasian dy yang seharusnya lagi bahagia nimang buah hatinya tapi harus bolak balik masuk rumah sakit.Sepuluh hari istriku mendapat perawatan bahkan sampai di oksigen karena dy ngerasa sesak nafas. Dokter menyarankan pulang padahal istriku masih lemas n diarenya juga belum sembuh.Walau nafsu makannya mulai membaik tapi istriku masih lemas karena diarenya juga tak kunjung membaik.
    Sepulang dari RS sebelah kotaku keesokan harinya kami membawa lagi istriku ke RS di daerah jogja.Istriku masih punya semangat untuk bisa sembuh begitu juga dgn saya walau harus menemani istri siang malam yang penting istriku bisa sembuh.Dengan keadaan lemas karena kurang tidur N pikiran juga gak tenang saya merawat n menjaga istri siang malam,gak kepikiran lagi kondisi sendiri yang penting istri bisa sembuh seperti semula.
    Enam hari istriku di rawat di RS untuk yang ke enam kalinya.Di jogja bukannya makin membaik tapi malah gak karuan,,yang seharusnya nafsu makan dy lagi tambah tp karena susahnya nyari makanan untuk dy maka dy makan seadanya karena pantangan makan dy juga banyak tp di situ yang ada justru yang jadi pantangan dy.Kasian banget liat kondisi istri nyampe nyampe saya juga gak nafsu tuk makan.Dokter disitu bilang kalau hasil USG istriku penyakitnya udah menyerang ke liver segala
    Dengan keadaan sedih saya ceritakan keadaan istriku ke keluarga di rumah dan mereka pun cuma bisa pasrah.Mungkin istriku tau saya sedih makanya dy minta pulang aja karena dari hari kedua di situ jg istriku udah gak kerasan padahal di RS itu gak kya di RSU lainnya yang harus satu ruangan ada beberapa pasien.Disitu satu kamar satu pasien dengan fasilitas kamar mandi di dalam dan tv.Padahal ya lumayan enak disitu tapi mau gimana lagi cz istriku juga udah gak kerasan n nyari makannya juga susah.
    Enam hari di jogja akhirnya kami pulang n istriku seraya lepas dari tahanan.Di rumah selera makan istriku makin membaik membuat kami sekeluarga senang.Hampir satu minggu istriku di rumah n banyak yang datang ngejenguk n ngdoain baik dari temen kuliah maupun dari temen guru, nyampe pada hari selasa tgl 17 mei 2011 kebiasaan istriku bangun pagi, jam 05.00 dy bangun truz minum obat,abiz itu dy ngajak ngobrol ngobrol n belai kepala saya,gak nyangka kalau itu belaian terakhir dari seorang istri :-(.Dy sempet sedih katanya sakit gak sembuh sembuh n bikin repot keluarga aja tp aku truz beri dy semangat sampai lagi asyik saya ngobrol anak didik dy pada pamit mau rekreasi.kebetulan tempat dy ngajar deket .Istriku sempet nangis minta ikut katanya kasian anak didiknya sampe ada anak didiknya yg gak ngikutpun dy kepikiran katanya gak punya duit kali org tuanya.Dy nangis lagi cz ada anak didiknya yang gak ngikut.Saya kagum sama istriku walau dy sakit tapi dy masih bisa mikirin orang lain dan bukan cuma itu.
    Setelah reda tangisnya sekitar jam setengah delapan sehabis di suapin istriku minta jus cz aq juga udah janji sehabis makan tak beliin jus maka aq berangkat beli jus.Seperti biasa sehabis ngerawat istri aq berangkat kerja ,tapi ini hari tumbenan istriku yg nyuruh kerja tapi pulangnya jgn kesorean.Jam setengah dua saya telpon dy untuk minum obat,dah kebiasaan low minum obat pasti suka lupa jadi slalunya saya yang ingetin. Saya kaget pas telpon yang angkat ibunya katanya istriku lagi panas,akhirnya aku buru buru pulang.Sampe di rumah tak kasih obat turun panas N sempet turun panasnya dan dy jg dah bisa buang air,cz slama tak tinggal krja katanya belum buang air.Saya lega istri dah reda panasnya tapi nafasnya ngos ngosan kayak habis lari jauh.aku tanya katanya gak sesek padahal ngos ngosan gitu .Dy Cuma minta di pijitin tangannya. Dengan nafas masih memburu dy masih terus nyebut nama alloh walau dgn nafas tersengal sengal.Saya nyampe gak sadar klo ternyata tangan aku dan istriku berjabat tangan seolah olah ingin mengucapkan selamat tinggal.Tepat habis sholat isya setelah saudara yang pada ngaji selesai istriku meninggal dgn tenang.Antara percaya dan gak percaya istriku bener bener telah meninggalkan kami semua,pergi untuk selama lamanya.Sungguh hancur hati ini gak bisa ngasih yang terbaik buat istri tercinta walau segala usaha dah aq coba.Mimpi yang dulu pernah ada seolah lenyap dgn seketika.Kini aq bener bener lemah n patah semangat tanpa dy di sisiku.Apalagi kalo lagi sama si kecil pasti gak berasa air mata ini menetes.Aku bangga bisa merawat n jadi pendamping hidup dy walau tidak bisa mencari yang terbaik bwt dy.Dia benar benar telah menjadi seorang ibu sampai titik darah terakhir.Rasa belas kasihan dy begitu besar,walau dy sendiri lagi sakit tapi dy masih sering kepikiran anak anak didiknya.Dy begitu tabah n kuat menjalani hari harinya selama di rawat.Tak sedikitpun dy mengeluh tentang penyakitnya,, n sebaliknya dy benar benar semangat pingin sembuh.Kini dy benar benar tlah pergi...........

SELAMAT JALAN ISTRIKU,,, TUJUH HARI SUDAH KAU TINGGALKAN KAMI.
SEMOGA SEGALA AMAL PERBUATAN ENGKAU DI TERIMA DAN ENGKAU MENDAPATKAN TEMPAT YANG TENANG DI SISINYA,,,AMIEN.


Saran buat para sahabat
Jgn pernah sakitin n sia siain wanita sebesar apapun kesalahannya karena perjuangan N pengorbanan mereka begitu besar.
Previous
Next Post »

4 comments

Click here for comments
batcavemania
admin
24 May 2011 at 05:32 ×

thx tuk jempolerz
@tan:doanya ea

Reply
avatar
batcavemania
admin
24 May 2011 at 05:32 × This comment has been removed by the author.
avatar
DJ
admin
30 May 2011 at 03:00 ×

قبلت نأمل يمكن أن يغفر للجمعيات الخيرية وعبادة الله وجميع خطاياه.

Reply
avatar
10 March 2015 at 07:37 ×

mengharukan sekali...tapi memang maut hanya Tuhan yang tahu...salam

Reply
avatar
Thanks for your comment